Ketika kita melihat seseorang yang terhormat, kita harus berfikir untuk menjadi seperti mereka; ketika kita melihat orang dengan keperibadian sebaliknya, kita harus melihat kedalam dan intropeksi diri.
When we see men of worth, we should think of becoming like them; when we see men of a contrary character, we should turn inward adn examine ourselves.
--::Coufucius::--
Nasib bukanlah soal kesempatan, namun soal pilihan; nasib bukan sesuatu yang ditunggu, namun merupakan sesuatu yang harus dicapai.
Density is not a metter of change, it is a metter of choice; it isn't a think to be waited for, it is a think to be achived.
---::W.J.Byran::---
Wahjoedi
Desember 23, 2009
New Google SEO
Bandung, IndonesiaDensity is not a metter of change, it is a metter of choice; it isn't a think to be waited for, it is a think to be achived.
---::W.J.Byran::---
Tak ada seorangpun yang dapat menjadi kaya tanpa memperkaya orang lain. Seseorang yang menambahkan kekeyaan dirinya juga harus memperkaya orang lain.
No one can become rich without enriching others. Anyone who adds to his prosperity must prosper other in turn.
---::G.Alexander Orndorff::---
---::G.Alexander Orndorff::---
Semakin panjang hidupmu untuk membantu orang lain mengatasi kesulitan mereka, semakin mampu kamu mengatasi masalahmu sendiri.... Persahabatan membawa keajaiban.... Tiba-tiba kamu bertemu seseorang, dan secara insting kamu mengetahui bahwa ia (laki-laki atau perempuan) adalah orang yang cocok bagimu... Mari kita coba pertahankanpersahabatan yang kita miliki, karena harta yang terpendam didalamnya setidaknya adalah memiliki seorang teman yang telah bersama kita sepanjang hidup.
The more you life to help others in the overcoming of their obstacles, the more certain yuo are of solfing your oun... Friendshipbrings out the magic... Suddenly you meet someone, and you know instinctively he or she is your kind of person... Let us try to keep what friend we have, for what atreasure beyound compare it is to have at least on friend who as been whit us throughout a lifetime.
---Al.Koran---
The more you life to help others in the overcoming of their obstacles, the more certain yuo are of solfing your oun... Friendshipbrings out the magic... Suddenly you meet someone, and you know instinctively he or she is your kind of person... Let us try to keep what friend we have, for what atreasure beyound compare it is to have at least on friend who as been whit us throughout a lifetime.
---Al.Koran---
"Sekiranya orang-orang yang berilmu menjaga ilmu mereka dan meletakannya pada orang-orang yang layak, niscaya dengan ilmu itu meremka enjadi pemimpin bagi orang-orang yang hidup sezaman dengan mereka. Tetapi, dengan ilmu itu mereka mereka mendatangi orang-orang yang memiliki dunia, sehingga mereka pun diremehkan." (Abdullah bin Mas'ud)
Sent from my phone using trutap
All successful people have a goal. No once can get anywhere unless he knows where he wants to go and what he wants to be or do.
==========================================================
Wahjoedi
Agustus 08, 2008
New Google SEO
Bandung, Indonesia
Semua orang yang berhasil memiliki tujuan. Tak seorangpun dapat menuju ke satu arah tanpa mengetahui kemana ia akan pergi dan ingin menjadi apa yang akan dilakukan.
--Norman V.Peale
Condition yourself of determine clearly in you mind the goal that you want to achieve, and then, without letting yourself get-sidetracked, head staright for your ideal.
Kondisikan diri Anda sendiri untuk menentukan tujuan yang ingin Anda raih dengan jelasa dalam pikiran Anda, dan selanjutnya, tanpa membiarkan diri Anda sendiri krluar jalur, terus menuju sasaran Anda.
--Dale Carnegie.
Decide what you want, decide what you are willing to exchange for it. Estabilish your priotities and go to work!
Putuskan apa yang Anda inginkan, putuskan apa yang Anda sediakan demi perugahan itu. Bangun prioritas Anda dan kerjakan!
--H.L Hunt.
Your must have long-range goals to keep you from being frustrated by short-range failure.
Anda harus memiliki tujuan jangka panjang agar Anda tidak frustasi terhadap kegagalan jangka pendek.
--Charles Noble.
Knowing your destination is half the journey.
Mangetahui tujuan Anda adalah separo dari perjalanan.
--Anonim.
GLORY/KEMENANGAN
Glory is given only to those who have always dreamed of it.
Kemenangan hanya diberikan kepada mereka yang memimpikannya.
--Charles de Gaulle.
Keep away from people who try to belittle your ambitions. Small people always do that. But the really great make you feel that you to can become great.
Menjauhlah dari orang ynag mencoba mengundurkan ambisi Anda. Orang-orang kecil selalu melakukannya. Namun orang yang besar selalu membuat Anda seolah Anda juga bisa menjadi besar.
Menjauhlah dari orang ynag mencoba mengundurkan ambisi Anda. Orang-orang kecil selalu melakukannya. Namun orang yang besar selalu membuat Anda seolah Anda juga bisa menjadi besar.
- Mark Twain
-------------------------------------------------------------------------------------------------
Integrity is the first step to true greatness.
Integrutas adalah langkah pertama menuju kebesaran sejati.
- C.Simmons.
-------------------------------------------------------------------------------------------------
Real greatness consists of being master of yourself.
Kebesaran sejati termasuk menjadi penguasa terhadap diri Anda sendiri.
- Daniel Defoe.
-------------------------------------------------------------------------------------------------
The difference between great and good is a little extra effort.
Perbedaan antara besar dan baik adalah sedikit usaha yang lebih.
- Clarence Munn.
Dengan Nama ALLAH Yang Maha Pemurah Lagi Maha Penyayang…
Ada sebuah kampung di pedalaman Tanah Jawa. Di situ ada seorang perempuan tua yang sangat kuat beribadat. Pekerjaannya ialah membuat tempe dan
menjualnya di pasar setiap hari. Ia merupakan satu-satunya sumber pendapatannya untuk menyara hidup. Tempe yang dijualnya merupakan tempe yang dibuatnya sendiri.
Pada suatu pagi, seperti biasa, ketika beliau sedang bersiap-siap untuk pergi menjual tempenya, tiba tiba dia tersedar yang tempenya yang diperbuat daripada kacang soya hari itu masih belum menjadi, separuh jadi. Kebiasaannya tempe beliau telah masak sebelum bertolak. Diperiksanya beberapa bungkusan yang lain. Ternyatalah memang kesemuanya belum masak lagi. Perempuan tua itu berasa amat sedih sebab tempe yang masih belum menjadi pastinya tidak akan laku dan tiadalah rezekinya pada hari itu. Dalam suasana hatinya yang sedih, dia yang memang kuat beribadah teringat akan firman ALLAH yang menyatakan bahawa ALLAH dapat melakukan perkara-perkara ajaib, bahawa bagi ALLAH tiada yang mustahil. Lalu diapun mengangkat kedua tangannya sambil berdoa , “ALLAH , aku memohon kepada-Mu agar kacang soya ini menjadi tempe . Amin” Begitulah doa ringkas yang dipanjatkan dengan sepenuh hatinya. Dia sangat yakin bahawa ALLAH pasti mengabulkan doanya. Dengan tenang perempuan tua itu menekan-nekan bungkusan bakal tempe dengan hujung jarinya dan dia pun membuka sikit bungkusan itu untuk menyaksikan keajaiban kacang soya itu menjadi tempe . Namun, dia termenung seketika sebab kacang tu masih tetap kacang soya. Namun dia tidak putus asa, sebaliknya berfikir mungkin doanya kurang jelas didengar oleh ALLAH. Maka dia pun mengangkat kedua tangannya semula dan berdoa lagi. “ALLAH, aku tahu bahawa tiada yang mustahil bagi-Mu. Bantulah aku supaya hari ini aku dapat menjual tempe kerana inilah mata pencarianku. Aku mohon agar jadikanlah kacang soyaku ini kepada tempe , Amin”.
Dengan penuh harapan dan debaran dia pun sekali lagi membuka sedikit bungkusan tu. Apakah yang terjadi? Dia termangu dan hairan apabila tempenya masih tetap begitu!! Sementara itu hari pun semakin meninggi sudah tentu pasar sudah mula didatangi ramai orang. Dia tetap tidak kecewa atas doanya yang belum terkabul. Walaubagaimanapun kerana keyakinannya yang sangat tinggi dia bercadang untuk tetap pergi ke pasar membawa barang jualannya itu. Perempuan tua itu pun berserah pada ALLAH dan meneruskan pemergian ke pasar sambil berdoa dengan harapan apabila sampai di pasar kesemua tempenya akan masak. Dia berfikir mungkin keajaiban ALLAH akan terjadi semasa perjalanannya ke pasar. Sebelum keluar dari rumah, dia sempat mengangkat kedua tangannya untuk berdoa. “ALLAH, aku percaya, Engkau akan mengabulkan doaku. Sementara aku berjalan menuju ke pasar, Engkau kurniakanlah keajaiban ini buatku, jadikanlah tempe ini. Amin”. Lalu dia pun berangkat. Di sepanjang perjalanan dia tetap tidak lupa membaca doa di dalam hatinya. Sesampai sahaja di pasar, segera dia meletakkan barang-barangnya. Hatinya betul-betul yakin yang tempenya sekarang mesti sudah menjadi. Dengan hati yg berdebar-debar dia pun membuka bakulnya dan menekan-nekan dengan jarinya setiap bungkusan tempe yang ada. Perlahan-lahan dia membuka sedikit daun pembungkusnya dan melihat isinya. Apa yang terjadi? Tempenya masih belum menjadi!!
Dia pun kaget seketika lalu menarik nafas dalam-dalam. Dalam hatinya sudah mula merasa sedikit kecewa dan putus asa kepada ALLAH kerana doanya tidak dikabulkan. Dia berasakan ALLAH tidak adil. ALLAH tidak kasihan padanya, inilah satu-satunya punca rezekinya, hasil jualan tempe . Dia akhirnya cuma duduk sahaja tanpa mempamerkan barang jualannya sebab dia merasakan bahwa tiada orang yang akan membeli tempe yang baru separuh menjadi. Sementara itu hari pun semakin petang dan pasar sudah mulai sepi, para pembeli sudah mula kurang.
Dia meninjau-ninjau kawan-kawan sesama penjual tempe , tempe mereka sudah hampir habis. Dia tertunduk lesu seperti tidak sanggup menghadapi kenyataan bahawa hari ini tiada hasil jualan yang boleh dibawa pulang. Namun jauh di sudut hatinya masih menaruh harapan terakhir kepada ALLAH, pasti ALLAH akan menolongnya. Walaupun dia tahu bahawa pada hari itu dia tidak akan dapat pendapatan langsung, namun dia tetap berdoa buat kali terakhir, “ALLAH, berikanlah penyelesaian terbaik terhadap tempeku yang belum menjadi ini.” Tiba-tiba dia dikejutkan dengan teguran seorang wanita.
“Maaf ya, saya ingin bertanya, Makcik ada tak menjual tempe yang belum menjadi? Dari tadi saya sudah pusing keliling pasar ini untuk mencarinya tapi masih belum berjumpa lagi.” Dia termenung dan terpinga-pinga seketika. Hatinya terkejut sebab sejak berpuluh tahun menjual tempe , tidak pernah seorang pun pelanggannya mencari tempe yang belum menjadi. Sebelum dia menjawab sapaan wanita di depannya itu, cepat-cepat dia berdoa di dalam hatinya “ALLAH, saat ini aku tidak mahu tempe ini menjadi lagi. Biarlah tempe ini seperti semula, Amin”. Sebelum dia menjawab pertanyaan wanita itu, dia membuka sedikit daun penutup tempenya. Alangkah seronoknya dia, ternyata memang benar tempenya masih belum menjadi! Dia pun rasa gembira dalam hatinya dan bersyukur pada ALLAH. Wanita itu pun memborong habis kesemua tempenya yang belum menjadi itu.
Sebelum wanita tu pergi, dia sempat bertanya wanita itu, “Mengapa hendak membeli tempe yang belum jadi?” Wanita itu menerangkan bahawa anaknya yang kini berada di England teringin makan tempe dari desa. Memandangkan tempe itu akan dikirimkan ke England , si ibu tadi kenalah membeli tempe yang belum jadi lagi supaya apabila sampai di England nanti akan menjadi tempe yang sempurna. Kalau dikirimkan tempe yang sudah menjadi, nanti di sana tempe itu sudah tidak elok lagi dan rasanya pun kurang sedap.
Perempuan tua itu pun kehairanan dan berfikir rupa-rupanya doanya sudah pun dimakbulkan oleh ALLAH…


